PUSAT KEGIATAN ANAK (PKA)

Solusi bagi Anak Putus Sekolah

Anak-anak putus sekolah (drop-out) telah lama menjadi perhatian tersendiri dalam kinerja Sahabat Anak. Bagaimana penanganan mereka dibanding anak-anak marjinal yang bersekolah di sejumlah area binaan SA? Solusi yang terpikirkan sejak akhir tahun 2000 adalah satu center di mana para remaja drop-out diberi akses mendapatkan pendidikan dan sertifikasi yang diakui pemerintah serta ketrampilan berdaya guna (life skill).

Impian itu menjadi kenyataan di awal tahun 2006. Satu tim khusus dibentuk untuk mempersiapkan rancangan kerja, kurikulum, jadwal belajar, lokasi, tenaga pengajar, serta tentunya anak didik peserta PKA yang diutamakan dari Bimbel-bimbel SA.


Menyewa rumah di belakang Sekretariat SA yang disekat menjadi beberapa ruangan kelas, gudang, dan perpustakaan, jam belajar PKA digelar setiap Senin-Jumat, pukul 09 – 15 WIB. Adapun program yang digelar adalah:
1. Program Kejar Paket A (setara SD), B (setara SMP), dan C (setara SMU)
2. Character Building
3. Konseling
4. Bahasa Inggris
5. Calistung (baca, tulis, hitung)
6. Komputer
7. Ketrampilan dan Usaha
8. Taman Bacaan
9. Ekstrakulikuler (olahraga, study tour)

Periode pembelajaran di PKA adalah per semester (6 bulan) didukung 5 tenaga pengajar. Jumlah siswa rata-rata per semester 15-20 anak. Beberapa siswa, sesuai dengan bakat dan minatnya ditempatkan dalam program pendidikan dan pelatihan Cileungsi guna menimba ilmu peternakan dan bercocok tanam.